Jangan Sombong karena sudah Kenal Sunnah

0
13

Bersyuruklah wahai ikhwan & akhwat yang sudah mengenal agama ini dengan betul (sesuai sunnah / tuntunan nabi) serta sudah bisa mempraktekan Namun janganlah kita merasa lebih baik daripada orang yang belum mengenal agama ini dengan betul atau hanya sekedar ikut – ikutan, janganlah cela mereka bisa jadi mereka jauh lebih baik daripada kita ketika sudah kenal agama ini dengan betul.Saudaraku, ajaklah mereka dengan cara yang baik & berbantahlah dengan cara yang baik pula.

ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ ۖ وَجَادِلْهُم بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَن ضَلَّ عَن سَبِيلِهِ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ

Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. [Quran surah An Nahl (16) ayat 125]

Allah telah menjelaskan kepada kita tentang cara berdakwah (mengajak) manusia, yaitu dengan cara yang penuh hikmah & pelajaran yang baik, sebagaimana ketika para nabi berdakwah kepada kaumnya, salah satu contohnya adalah ketika nabi Ibrahim memberikan penjelasan agar kaumnya bisa memikirkannya dengan akal sehat mereka sendiri dengan cara yang sangat baik.

وَاذْكُرْ فِي الْكِتَابِ إِبْرَاهِيمَ ۚ إِنَّهُ كَانَ صِدِّيقًا نَّبِيًّا

Ingatlah ketika ia berkata kepada bapaknya; “Wahai bapakku, mengapa kamu menyembah sesuatu yang tidak mendengar, tidak melihat dan tidak dapat menolong kamu sedikitpun? [Quran surah Maryam(19) ayat 42]

Dan juga kisah ketika Nabi Ibrahim menghancurkan berhala kaumnya,
( 62 ) Mereka bertanya: “Apakah kamu, yang melakukan perbuatan ini terhadap tuhan-tuhan kami, hai Ibrahim?”
( 63 ) Ibrahim menjawab: “Sebenarnya patung yang besar itulah yang melakukannya, maka tanyakanlah kepada berhala itu, jika mereka dapat berbicara”.
( 64 ) Maka mereka telah kembali kepada kesadaran dan lalu berkata: “Sesungguhnya kamu sekalian adalah orang-orang yang menganiaya (diri sendiri)”,
( 65 ) kemudian kepala mereka jadi tertunduk (lalu berkata): “Sesungguhnya kamu (hai Ibrahim) telah mengetahui bahwa berhala-berhala itu tidak dapat berbicara”.
( 66 ) Ibrahim berkata: Maka mengapakah kamu menyembah selain Allah sesuatu yang tidak dapat memberi manfaat sedikitpun dan tidak (pula) memberi mudharat kepada kamu?” [Quran surah Al Anbiya (21) ayat 62 – 68]

Dan kita perlu ingat, bahwa tujuan berdakwah adalah menyampaikan, jika ditolak maka tidak perlu sakit hati namun do’akanlah supaya mereka diberi hidayah oleh Allah. Adapun jika dakwah kkita terlalu sering ditolak, walaupun yang kita sampaikan adalah sesuatu yang benar, maka cobalah kita merenung mungkin kita salah dalam menyampaikannya. Coba simak penggambaran (analogi) antara si A & si B dibawah ini. :

Si A punya banyak sekali emas & berlian, kemudian membungkusnya dengan kantong kresek hitam atau karung yang kotor. Kemudian diberikan kepada 10 orang asing yang ia temui sambil melemparkan katong hitam berisi emas & berlian ke muka si penerima sambil ngomong : “Ambil nih dasar gembel”. Tentu para penerima hadiah itu akan marah kepada si A, mungkin kebanyakan penerima masih akan marah walaupun sudah tau bahwa isinya adalah emas & berlian, mungkin hanya 1 atau 2 penerima yang akan tidak marah lagi dan mungkin berterimakasih.

Si B hanya mempunyai tumpukan logam jelek, lalu diberi warna emas, kemudian di bungkus dengan kado yang bagus. Kemudian diberikan kepada 10 orang asing (yang sama – sama ditemui oleh si A) dengan cara yang baik sambil ngomong : “Ini sedikit hadiah untuk mu”. Mungkin semua orang akan menerimanya dengan baik.

Walaupun ketika para penerima sudah tau bahwa isinya hanya logam jelek, mereka mungkin masih akan tetap lebih senang kepada si B (pemberi logam jelek) daripada si A (pemberi emas & berlian) yang justru akan banyak dibenci.

Semoga bermanfaat.

Facebook Comments
Bagi para pembaca yang Ingin Berdonasi untuk kemajuan dakwah kami

Bisa transfer ke rekening BNI Syariah kantor cabang Surakarta 0454-730-654  

Mohon konfirmasi setelahnya ke  Facebook.com/KamusIslam

LEAVE A REPLY