Ramadhanku Dipenghujung Senja

0
1197

Ramadhanku Dipenghujung Senja

Oleh : Ustadz Aan Chandra Thalib

Sahabat, Tak lama lagi kita akan berpisah dengan bulan ramadhan. Laksana bahtera, kini ia perlahan mulai mengangkat jangkarnya dan bersiap untuk berlayar. 11 bulan lamanya dia akan meninggalkan kita. Untuk kemudian berlabuh di hati-hati orang-orang yang beriman.

Ibarat sang surya, perlahan ia mulai tenggelam bersama mega merah di ujung ufuk. Yang jelas ia masih disini. Dia belum berlayar ataupun tenggelam. Untukmu yang selama ini telah mengisi hari-harinya dengan beragam kebaikan, maka sempurnakan amal ibadahmu disisa waktu yang ada. Namun bila sebaliknya, maka perbaikilah amalanmu sebelum ia pergi berlalu.

Ingat sahabatku, amalan itu dinilai pada akhirnya.

Fudhail memberi nasehat: “ Berbuat baiklah disisa umurmu, niscaya Allah akan mengampuni apa yang telah lalu dan yang masih tersisa dari umurmu . Namun bila engkau berbuat keburukan pada apa yang masih tersisa niscaya engkau akan dihukum atas apa-apa yang telah lalu dan yang masih tersisa darimu.”

Sekali lagi, Senja belum berlalu. Jangkar bahtera juga belum lagi terangkat. Apa yang kau tunggu?

Bergegaslah. Lepaskanlah kepergian tamu yang mulia ini dengan amalan terbaik. Agar imanmu bersemi sepanjang tahun, hingga ia kembali dan melabuhkan hikmahnya pada hatimu ditahun yang akan datang. Sungguh kerugian yang besar bila ramadhan berlalu dan kita tidak termasuk hamba yang diampuni.

Rasulullaah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “ Celakalah seseorang yang bila namaku disebut disisinya namun ia tidak membaca shalawat untukku, Celakalah seseorang yang mendapati bulan Ramadhan kemudian ia berlalu sebelum ia diampuni. Dan celakalah seseorang yang mendapati kedua orangtuanya telah menginjak usia lanjut lalu tidak menyebabkannya masuk surga.” (HR. at-Tirmidzi & Ahmad)

Ketahuilah sahabat, ramadhan pasti bertamu, namun kita belum tentu akan bertemu.

Semoga Allah mengaruniakan Akhir yang baik untuk Ramadhan dan usia kita.

Tinggalkan Balasan