Tatkala Hati Telah Dibudakkan Oleh Perkara Duniawi…

0
170

Di suatu hari, ada masanya, kita mengagumi orang karena kualitas pribadinya.

Kita ingin seperti si fulan atau fulanah dalam keshalehannya, dalam kesabarannya, dalam ketaatannya, dalam kematangannya berpikir dan berbagai atribut lainnya yang kesemuanya hanya bisa dicapai melalui proses pembelajaran hidup.

Lalu, media sosial datang. Yang kita tahu menawarkan berbagai standar penilaian. Ada likes, viewers, comments, followers, subscribes. Kesemua atribut itu seakan membuat pikiran kita menjadi terkotak-kotak, kini keren adalah tentang seberapa dikenalnya sebuah nama oleh orang banyak. Sebuah nama yang bahkan jika pemiliknya punya kepala kosong atau hati yang kotor, orang-orang tetap mengikutinya.

Ya Allah… ampunilah dari diri kami yang selama ini sering lalai, lupa dan bodoh. Diri yang sebagian besar waktu kami sering teryakinkan dengan standar-standar palsu itu. Bukakanlah mata hati kami agar tak terjebak dalam kepalsuan dunia yang fana ini..


Menuju senja disudut kota di bumi Allah, 17 Rajab 1440 H

Tinggalkan Balasan