Tentara Rusia Yang Tewas di Suriah 3 Kali Lipat dari Jumlah Resmi

0
247

Tentara Rusia yang Tewas di Suriah 3 Kali Lipat dari Jumlah Resmi

Jumlah tentara Rusia yang tewas di Suriah dilaporkan lebih banyak tiga kali lipat dari jumlah resmi. Jumlah ini menunjukkan peperangan di Suriah lebih keras dan lebih mahal dari yang diungkapkan oleh Kremlin.

18 tentara Rusia yang ikut berperang dengan pasukan Suriah telah tewas sejak 29 Januari lalu. Periode tersebut bertepatan dengan pertempuran sengit untuk merebut kembali kota Palmyra dari ISIS. Demikian sebagaimana dilansir dari Sindonews, Rabu, (22/3/2017)

Namun Kementerian Pertahanan Rusia secara terbuka melaporkan hanya lima parjurit yang tewas dalam periode yang sama. Namun, laporan tersebut tidak menyebutkan setiap skala besar operasi darat Rusia dalam peperangan untuk Palmyra.

Jumlah korban sejak akhir Januari merupakan salah satu yang tertinggi bagi kontingen Rusia di Suriah sejak awal intervensi militer 18 bulan lalu. Sebagian besar yang tewas bukanlah tentara Rusia biasa tetapi warga sipil yang bekerja sebagai kontraktor militer swasta di bawah perintah komandan Rusia. Moskow secara resmi belum mengakui kehadiran kontraktor di Suriah.

Tentara Rusia yang tewas didokumentasikan oleh Reuters, termasuk lima tentara reguler yang kematiannya diumumkan oleh Kementerian Pertahanan. Sisanya yaitu empat kontraktor militer swasta dalam satu unit tewas pada hari yang sama, tujuh kontraktor lainnya dan dua tentara reguler yang kematiannya belum diumumkan oleh Kementerian Pertahanan.

Dari 18 yang tewas, setidaknya 10 tewas di wilayah Palmyra, yang kembali direbut ISIS pada bulan Desember untuk kedua kalinya dalam satu tahun. Empat tentara reguler Rusia tewas di daerah yang sama, media pemerintah Rusia mengutip pernyataan Kementerian Pertahanan. Mereka digambarkan sebagai penasihat militer Suriah. Tentara Rusia kelima tewas di dekat Palmyra pada awal Maret lalu.

Menurut bukti yang dikumpulkan Reuters, delapan anggota kontingen Rusia tewas sejak akhir Januari di lokasi yang tidak diketahui di Suriah. Mereka adalah kontraktor militer Rusia.

Laporan media lokal dan posting media sosial menunjukkan lebih banyak tentara Rusia yang tewas di Suriah sejak akhir Januari dan jumlahnya lebih dari 18 korban. Namun Reuters belum bisa memverifikasi informasi yang independen.

Reuters telah memverifikasi secara independen informasi tentang mereka yang tewas dengan berbicara kepada orang-orang yang tahu tentang korban. Seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Rusia menyerahkan pertanyaan Reuters ke kementerian pertahanan. Kementerian Pertahanan Rusia tidak menanggapi pertanyaan Reuters tentang korban dan sekitar operasi militer di Suriah. Sedangkan Kremlin tidak segera menanggapi permintaan untuk komentar.

Via MTD

Tinggalkan Balasan